Fanfiction · Kyuhyun · Kyumin · Sungmin

[FANFICTION INA] Cooking! Cooking! CHAPTER 1

By Kimmy

Cho Kyuhyun (N), Lee Sungmin (Y), Cho Ahra (Y), Kim Heechul (Y), Lee Donghae (N)

Genderswitch

Romance NC 21+, Comedy -maybe- *mian kalo garing^^*

-0o0-

“Aku pulang!” Teriak seorang laki-laki berkulit putih, tinggi dan kurus.

Ia menutup kembali pintu rumah sederhananya. Ia terdiam seketika saat melihat sepasang high heels berwarna merah yang ia yakin milik noona-nya, Cho Ahra.

“Noona!” Teriaknya senang sambil berlari kedalam rumah.

Ia melihat Ahra yang sedang duduk bersama eomma dan appanya sambil meminum teh bersama. Perempuan yang tiga tahun lebih tua dari laki-laki itu menoleh pada adiknya. Ia tersenyum lalu berdiri.

“Kyuhyun, kau sudah pulang?”

Kyuhyun mengangguk. Tanpa berbicara apa-apa lagi Kyuhyun langsung memeluk noonanya yang ia rindukan.

“Noona! Neomu bogoshippoyo. Mengapa tidak kabari aku dulu?” Tanya Kyuhyun masih memeluk Ahra.

Ahra melepas pelukannya. “Aku ingin membuat kejutan untukmu. Bagaimana dengan ujian kenaikan kelasmu?”

“Aku selalu menjadi yang teratas. Kau pasti tau kadar otakku.” Kata Kyuhyun menyombongkan diri.

Ahra dan kedua orang tua mereka hanya tertawa. Kyuhyun ikut tersenyum.

Kyuhyun dan Ahra duduk di sofa. Kyuhyun masih merangkul noonanya yang sudah satu tahun tidak pulang ke rumah. Mereka duduk di ruang tamu sambil menikmati waktu istirahat mereka. Ahra adalah seorang mahasiswi yang menekuni dunia kuliner. Sejak kecil Ahra suka sekali memasak karena itu orang tua mereka memasukkan Ahra pada sekolah tinggi KCS (Korean Cooking School) semacam sekolah tinggi khusus untuk memasak. Sekolah itu mewajibkan seluruh pelajar untuk tinggal di asrama dan boleh pulang jika sudah menyelesaikan ujian memasak pada semester 2. Ahra dinyatakan lulus dari ujian tahun pertama, karena itu ia diperbolehkan pulang. Kini masih tersisa tiga tahun lagi untuk bisa meraih gelar chef.

-0o0-

Malamnya.

Kyuhyun dan Ahra berada di kamar Kyuhyun. Sudah satu tahun Ahra tidak mendatangi kamar Kyuhyun yang selalu dihiasi DVD game yang berserakan di lantai. Ahra sedang duduk di kasur sambil membereskan lemari DVD game adiknya. Sementara Kyuhyun sedang fokus dengan kekasihnya, PSP.

“Kyu, ini DVD apa?” Tanya Ahra. Ditangan Ahra terdapat satu kaset DVD yang tidak ada judul.

“Yang tidak ada judulnya berarti DVD dari rental game. Simpan saja” Kata Kyuhyun tanpa melihat Ahra. Matanya fokus pada layar kecil PSP.

Ahra melompat keatas ranjang. “Kau mencuri?!”

“Anio!” Kyuhyun menyanggah.

“Kenapa kau ambil dari rental? Memalukan sekali kau Cho Kyuhyun!” geram Ahra.

“Aku tidak mencuri!” Kali ini Kyuhyun menghentikan permainan PSPnya. Ia menoleh Ahra. “Jinki punya rental game didekat sekolah. Aku satu potong ayam sisa jajanku, lalu si bodoh itu memberi aku tiga DVD game dari rentalnya”

“Bodoh sekali orang itu, kalau rugi bagaimana?”

“Dia memang bodoh. Ppalliwa~ bereskan lagi noona!” Perintah Kyuhyun. Ia kembali bersandar sambil bermain PSP.

“Kau menyuruhku, eoh?!” Kata Ahra berkacak pinggang.

“Maksudku.. tolong bantu aku bereskan barang-barangku. Ayolah, noona neomu yeppeo~” rayu Kyuhyun tersenyum innocent.

Ahra berdecak kesal. “Dasae evil.”

Ahra kembali turun dari ranjang Kyuhyun dan membereskan DVD game yang masih berserakan dengan tidak indah. Beberapa DVD yang tidak ada judul ia pisahkan ditempat lain, agar terkesan rapi dan berkelompok. Ahra memasukkan semua DVD game itu dan tersisa enam DVD game yang tidak ada judul.

Ahra diam. ‘Bukannya Kyuhyun hanya diberi tiga dari rental Jinki, kenapa ada enam. Jangan-jangan bocah evil itu benar-benar mencuri yang tiga lagi.’ Gumam Ahra. Ia melirik Kyuhyun namun Kyuhyun masih fokus dengan PSPnya.

Ahra membuka satu persatu DVD tidak berjudul itu. Ada game petualangan, berburu zombie, dan memecahkan misteri hantu. Ahra berpikir saat melihat DVD keempat. Tidak terdapat tulisan apa-apa dalam kaset itu. Ahra mengambil kaset itu dan membulak-balikkannya. ‘Tidak ada gambar, kaset apa ini.’ Gumam Ahra.

“Kyu, kalau ini kaset apa?” Tanya Ahra.

“Sudah kubilang, kaset yang tidak ada nama berarti…” Kyuhyun terbelalak kaget ketika melihat Ahra memegang satu kaset tidak berjudul. Kaset itu hanya berwarna bening seperti kaset kosong. “Yaaa! Hajimaaa!”

Ahra bingung. Ia melihat kaset itu. Kyuhyun segera melepas kekasihnya, PSP, dan melompat kebawah. Kyuhyun duduk disebelah Ahra dan merebut kaset itu dengan kasar.

“Ya! Kenapa ketakutan seperti itu?” Tanya Ahra.

“I..ini b..bukan kaset apa-apa.”

Ahra mengangkat alis. Kenapa panik berlebihan jika itu kaset biasa. Pasti ada sesuatu. Ahra merebut kembali kaset itu.

“Kenapa kau panik?”

“Noona! Berikan padaku!” kata Kyuhyun.

Ahra segera menduduki kaset itu agar Kyuhyun tidak bisa menggapainya. Ahra melipat tangan dan tersenyum innocent. Kyuhyun diam. ‘Bagaimana ini, mati aku kalau Ahra noona tau apa isi kaset itu.’ Gumam Kyuhyun.

“Ayolah noona, berikan kaset itu.” Pinta Kyuhyun memelas.

“Jelaskan dulu apa kaset ini”

“Bukan urusanmu. Itu hanya DVD game petualangan”

“Bohong!”

“Aish.. ayolah noona. Nanti kasetku rusak.” Kyuhyun mengerutkan bibirnya. Tapi Ahra masih tetap tidak percaya.

“Noona berikan..”

“Aku akan berikan jika sudah menyetelnya”

Kyuhyun terbelalak kaget. Disaat Kyuhyun diam membeku, Ahra segera berdiri sambil membawa kaset itu ke dekat TV kecil di kamar Kyuhyun. Kyuhyun masih diam. Bodohnya, ia bukannya mencegah tapi hanya membeku.

Ahra memasukkan kaset itu kedalam DVD player. Lalu menekan tombol ‘play’

“Andwae!”

Kyuhyun baru sadar. Ia segera berlari kilat hingga mendorong punggung Ahra yang sedang menunggu ‘loading’ dari DVD tidak bernama itu. Ahra mendorong balik tubuh Kyuhyun hingga laki-laki kurus itu terlentang ke belakang Ahra.

“Aw!”

“Dasar! Menabrak seenaknya” keluh Ahra sambil menggeleng.

“Stop DVD itu noona! Jebal~” Kyuhyun kembali duduk sila.

Terlambat. Sudah tidak ada tulisan ‘loading’ di layar TV yang berarti kaset itu sudah terbaca oleh DVD player. Layar TV kecil Kyuhyun berubah menjadi hitam, lalu munculah video sesuai isi dari kaset itu. Rupanya kaset itu memutar video dari durasi ke 00.02.12.

“babe~ so sexy”

“ouhhh..”

“mmhhm…”

“ouhh.. lick it honey~”

Tampak seorang perempuan amerika yang hanya mengenakan dalaman berwarna ungu dan seorang laki-laki yang hanya menggunakan boxernya. Kedua orang amerika itu berada disebuah ranjang berukuran big size dan sedang bercinta. Si laki-laki tampak menuruni celana dalam tipis perempuannya lalu terpampang jelas kewanitaan si perempuan yang meningkatkan nafsu si laki-laki.

“C..Cho.. Kyu..hyun..” Ucap Ahra terbata-bata sambil terbelalak.

Kyuhyun menunduk. ‘Mati aku! Ia pasti berniat untuk melaporkan hal ini pada eomma dan appa.’ Gumam Kyuhyun.

“Cho Kyuhyun!” Kata Ahra lagi.

“N..ne?”

Ahra langsung mematikkan TV ketika disana terlihat mulut si laki-laki yang mulai menyentuh kewanitaan si perempuan. Suasana menjadi hening seketika, hanya terdengar suara jam berdetak.

“Kau bisa jelaskan video apa ini?!”

“M..mian..” Kyuhyun tertunduk. Ia malu dan menyesal karena ketahuan menyimpan blue film disalah satu tumpukan DVD gamenya.

Ahra menoleh ke belakang. Ia melihat Kyuhyun sedang tertunduk. “Darimana kau dapatkan ini?” Tanya Ahra.

Kyuhyun menggeleng. Seperti anak kecil yang tertangkap mencuri permen di supermarket. Ahra duduk dihadapan Kyuhyun. Mereka saling diam dan tidak berbicara apa-apa. Kyuhyun sedikit mengangkat wajahnya, ia mulai berani menatap Ahra.

“Noona~” Kyuhyun langsung memegang kedua pergelangan tangan Ahra.

“Ya! Lepaskan!” Ahra menjadi ketakuan.

“Noona, jangan laporkan ini pada eomma apalagi appa. Jebal~” Kyuhyun memohon-mohon sambil mencengkram kuat tangan Ahra.

“Ya! Kubilang lepaskan! Aku harus laporkan pada mereka. Berbahaya jika kau dibiarkan begitu saja” kata Ahra.

“Aku tidak pernah menontonnya, noona”

“Mana mungkin! Kau pasti bohong”

“Ba..baiklah, a..aku pernah, ta..tapi jarang. Itupun ha.. hanya setengah karena aku ti.. tidak kuat ditengah jalan. Ayolah noona, percaya aku~” Pinta Kyuhyun dengan wajah kekanak-kanakannya.

“Berarti kau pernah melakukannya?”

“Be..belum. Aku hanya berani menontonnya” kata Kyuhyun mengaku. “Percayalah noona~”

Ahra terdiam. Ia melihat Kyuhyun yang sangat panik jika Ahra melaporkan hal ini pada eomma dan appanya. Ahra berpikir sejenak. ‘Disaat seperti ini Kyuhyun pasti mau melakukan apapun yang kusuruh’ Gumam Ahra.

Ahra melepaskan tangannya dari cengkraman Kyuhyun. “Baiklah, aku tidak akan laporkan pada appa dan eomma. Tapi ada syaratnya!”

Kyuhyun terdiam. ‘Sial, disaat seperti ini ia malah memanfaatkan aku. Aish~ awas jika permintaannya aneh-aneh’ Gumam Kyuhyun.

“Mau tidak?”

“N..ne. Asal kau tidak melaporkan pada eomma dan appa”

Ahra tersenyum penuh kemenangan. Ia melipat tangannya lalu berpikir. Kemudian ia melirik wajah Kyuhyun dengan seksama. “Berdiri, Kyu.”

“Mau apa?”

“Banyak omong. Berdiri saja” Perintah Ahra.

Kyuhyun dan Ahra berdiri sambil berhadapan. Terlihat jelas perbedaan tinggi mereka. Tinggi Kyuhyun mencapai 180 cm, sebelas senti lebih tinggi dari Ahra. Namun diantara teman-temannya Ahra termasuk orang yang tinggi. Ahra memegang kedua bahu Kyuhyun sambil melihat postur tubuh Kyuhyun dari atas sampai bawah. Ia memperhatikan dengan detail.

“Noona, kau mau apa?” Tanya Kyuhyun bingung.

Ahra kembali menatap mata Kyuhyun. Ia tersenyum. “Kau harus menuruti aku jika tidak ingin kulaporkan”

“Araseo~”

“Kalau begitu besok kau harus ikut aku” kata Ahra.

“Kemana?”

“Ke tempat wig”

“Mwo?!”

Ahra hanya tersenyum senang.’Yes! Sebentar lagi impian keduaku akan menjadi kenyataan’ gumam Ahra.

TO BE CONTINUE

Please leave a comment:)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s